Efek Samping Obat Pencahar

Efek Samping Obat Pencahar
Efek Samping Obat Pencahar Saat Sering Sembelit

Saat mengalami sembelit dan putus asa karena feses sulit dikeluarkan, banyak orang memilih mengonsumi obat pencahar atau yang di injeksi melalui anus. Bahkan ada pula yang ketergantungan sebut saja merek DULJOLAX. Padahal obat tersebut tidak baik digunakan untuk merangsang buang air besar dalam jangka panjang. Dalam tulisan kali ini, kami akan membahas seputar efek samping obat pencahar saat sering sembelit.

Perlu Anda ketahui bahwa jika obat pencahar diminum secara berlebihan, maka efeknya bisa membuang nutrisi dan vitamin dalam tubuh. Tidak hanya itu, obat tersebut juga membuat sodium, air, potasium dikeluarkan secara berlebihan. Kram perut dan saluran pencernaan bawah menjadi salah satu efek samping obat pencahar. Obat pencahar bekerja dengan membuat buang air besar mudah namun merangsang kontraksi dinding perut yang berpotensi membuat kram karena perubahan keseimbangan cairan pada usus besar.

Jika sering minum obat pencahar, anus akan terasa terbakar. Hal tersebut karena supositoria gliserin dimasukkan ke dalam anus yang menyebabkan adanya iritasi serta rasa terbakar. Perut juga bisa terasa kembung. Itu terjadi saat otot-otot saluran pencernaan melakukan kontraksi untuk menambah masa feses. Selain iritasi, anus juga bisa berdarah karena obat pencahar mamicu pendarahan pada anus yang disebabkan iritasi karena feses mengeras.

Saat Anda terlalu sering menggunakan obat pencahar saat sembelit akan menyebabkan produksi gas berlebihan yang membuat Anda sering kentut. Bahkan efek samping obat pencahar yang paling parah justru bisa memperburuk sembelit. Hal itu terjadi karena toleransi tubuh terus menagih dosis pencahar yang lebih banyak dan membuat tubuh ketergantungan. Jadi sebaiknya gunakan obat pencahar sebagai opsi terakhir jika metode pengobatan dengan cara lain tidak berhasil. Jika sembelit terus berlanjut, segera hubungi dokter agar sembelit tidak menjadi masalah serius. Efek samping ini berlaku untuk anak, anda yang sedang hamil bahkan orang dewasa. Dengan menjaga pola makan seperti mengkonsumsi banyak serat tentunya lebih aman dan alami.

 

Amonium Klorida Pada Obat Batuk

Amonium Klorida Pada Obat Batuk
Mengapa Hampir di Semua Obat Mengandung Amonium Klorida

Jika Anda perhatikan, beberapa brand obat batuk ternama di tanah air mengandung Amonium Klorida. Apakah bahan ini sangat penting untuk meredakan batuk?

Mungkin Anda asing dengan istilah tersebut. Namun, pasti Anda sering mendengar istilah ekspektoran. Sebenarnya, di dalam dunia medis, bahan tersebut di atas berguna sebagai ekspektoran. Ekspektoran ini sangat penting untuk menyembuhkan batuk. Di manakah peran penting ekspektoran ini.

Fungsi utama ekspektoran adalah untuk merangsang serta mengubah sekresi selaput lendir bronkial. Di bagian tersebutlah dahak diproduksi. Seperti yang Anda ketahui, batuk biasanya disertai dengan dahak yang biasanya dikenal dengan batuk berdahak. Dahak ini yang membuat penderita tidak nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Obat Pengencer Dahak Ambroxol

Untuk itu, meredakan batuk juga harus dibarengi dengan menghilangkan dahak. Di sini lah Amonium Klorida ini berperan penting. Ekspektoran ini akan membuat tenggorokan memproduksi dahak semakin banyak dan cepat. Gunanya agar dahak bisa secepat mungkin dikeluarkan. Bisa dikatakan ekspektoran ini adalah pemicu produksi dahak.

Hanya saja, konsumsi terlalu sering obat batu dengan ekspektoran ini tidak disarankan. Pasalnya, ada beberapa efek negatif yang bisa terjadi seperti mual dan muntah. Selain itu, Anda juga akan merasakan haus yang luar biasa.

Anda pasti pernah mendengar bahwa obat batuk ini membuat Anda ngantuk. Hal tersebut dikarenakan Amonium Klorida ini. Ekspektoran menimbulkan rasa kantuk penggunanya. Itulah mengapa obat batuk ini sebaiknya dikonsumsi ketika Anda tidak sedang bekerja. Anda bisa mengajukan cuti terlebih dahulu karena pada dasarkan batuk itu penyakit di mana penderita dituntut untuk istirahat dalam jangka waktu tertentu. Jadi, minumlah Amonium Klorida sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter dan beristirahatlah secukupnya.

 

 

Obat Amlodipine Anti Angin Duduk dan Jantung

Obat Amlodipine Anti Angin Duduk dan Jantung
Amlodipine Bisa Secara Tidak Langsung Mengurangi Resiko Serang Jantung

Kebanyakan orang mengetahui Amlodipine sebagai obat angin duduk (angina). Hanya sedikit yang menyadari kalau obat ini bisa menghindarkan seseorang dari terkena serangan jantung. Bagi para ahli kesehatan, mereka mengerti hubungan penyakit antara angin duduk dengan serangan jantung dan dua penyakit ini bisa di atas dengan mengkonsumsi obat ini.

Apa itu angina duduk? Ini sebenarnya sebuah kondisi di mana Anda merasakan nyeri pada bagian dada Anda secara tiba-tiba. Menurut medis, hal ini dikarenakan terjadikan kekurangan pasokan darah karena penyempitan atau pengerasan pembuluh darah.

Baca juga : Amiodarone Membuat Detak Jantung Anda Kembali Normal

Ada dua jenis angin duduk. Yang pertama angina duduk stabil. Ini merupakan kondisi di mana pembuluh darah menyempit sementara jantung membutuhkan banyak sekali darah pada kondisi tertentu seperti contoh ketika Anda berolahraga. Jika Anda sering merasa nyeri dada ketika berolah raga, sebaiknya Anda pergi ke dokter dan kemungkinan besar dokter akan memberikan resep berupa Amlodipine.

Jenis yang kedua adalah angina duduk tidak stabil. Jenis ini disebabkan oleh lemak yang akhirnya mengambat perjalanan jarak karena pembuluh darah menyempit. Angin duduk jenis kedua inilah yang bisa menyebabkan serangan jantung jika Anda tidak segera mengobatinya.

Terlepas ada dua jenis angin duduk, Amlodipine ini menjadi obat yang sangat efektif karena ia bisa mengatasi penyebab utama kondisi ini. Namun, Anda harus tetap berolah raga untuk menghilangkan lemak jahat ini jika Anda mengalami angin duduk jenis kedua.

Jika Anda merasa sesak nafas, nyeri dada, mual, disertai dengan pusing, ada kemungkinan Anda terkena angin duduk. Namun, sebaiknya Anda tidak langsung membeli obat ini di apotek. Konsultasi duhulu dengan dokter untuk mengetahui apakah benar Anda terkena angin duduk atau tidak. Jika benar, dokter akan memberikan resep berupa Amlodipine. Semoga artikel Manfaat Lain Obat Amlodipine dapat menambah wawasan anda. Dan menjadikan anda pribadi yang bijak dalam membeli dan mengkonsumsi obat-obatan untuk tubuh anda.

Cara Kerja Obat Amiodarone

Cara Kerja Obat Amiodarone
Cara Amiodarone Membuat Detak Jantung Anda Kembali Normal

Pernah Anda diberi resep oleh dokter Anda berupa Amiodarone? Jika dokter Anda tidak menjelaskan secara detail apa obat ini, Anda perlu tahu sebenarnya bagaimana cara kerja obat yang satu ini. Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir lagi dengan penyakit ini jika Anda mengatahui bagaimana obat ini menormalkan kembali detak jantung Anda.

Ada yang salah dengan apa yang dipahami oleh masyarakat awam, yaitu tentang penyakit jantung. Ternyata, tidak semua orang yang merasa jantungnya sakit itu mereka mengalami penyakit jantung.

Ada beberapa kondisi di mana jantung seseorang tidak bisa berdetak secara normal, namun kadang lamban, kadang juga sangat cepat. Hal tersebut dikarenakan ada suatu signal yang menghambat sehingga jantung kadang memompa darah lambat dan kadang cepat. Menghilangkan penghambat tersebut adalah tugas Amiodarone. Dengan dosis yang tepat, obat ini akan menormalkan detak jantung Anda kembali.

Baca juga : Obat Alprazolam Sebagai Obat Penenang

Akan tetapi, Anda harus ke lab kesehatan dahulu sebelum Anda mengkonsumsi obat ini. Pengecekan beberapa anggota tubuh sangat penting supaya tidak terjadi kontra indikasi. Pasalnya, dokter tidak akan memberikan resep berupa obat ini jiga Anda mengalami memiliki riwayat detak jantung yang melambat yang mengakibatkan pusing dan bahkan pingsan. Yang jelas, bukan berarti detak jantung Anda tidak normal langsung Anda bisa membeli obat ini di apotek.

Itulah mengapa Anda harus kontrol ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan Anda cocok untuk mengkonsumsi obat yang satu ini. Namun, jika Anda berada posisi mengandung atau sedang hamil, mengkonsumsi obat ini sangat tidak disaranka. Bahkan, pada kondisi hamil tua, obat Amiodarone justru berpotensi mengganggu perkembangan anak yang sedang Anda kandung disarankan untuk lebih memilih obat herbal bila anda dalam kondisi hamil. Itulah beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui tentang Amiodarone.

 

Obat Amitriptyline Bahaya

Obat Amitriptyline
Amitriptyline Bisa Membuat Pemakai Bunuh Diri

Di antara banyak kalangan, kebanyakan anak-anak muda yang berusia sekitar 18-24 tahun menggunakan obat Amitriptyline. Ini adalah obat penenang atau anti-depressant. Jika Anda memiliki anak remaja atau memiliki teman yang masih usia remaja yang terbiasa mengkonsumsi obat ini, pastikan Anda memperhatikan mood dan juga perilaku mereka. Pasalnya, menurut suatu studi, beberapa orang setelah secara reguler mengkonsumsi obat ini, mereka melakukan bunuh diri.

Salah satu khasiat dari obat ini adalah menghilangkan rasa cemas yang dirasakan tertutama anak-anak remaja. Mereka sangat rentan sekali dengan perasaan cemas dan depresi terhadap hal-hal dan permasalahan yang mereka hadapi. Perasaan cemas tersebut terkadang menjadi parah sehingga mereka kehilangan gairah untuk hidup dan lain sebagainya.

Itulah mengapa beberapa orang tua akhirnya memeriksakan anaknya tersebut ke dokter. Dan obat yang mungkin akan diberikan adalah Amitriptyline. Di antara obat anti-depressant lainnya, obat ini cenderung lebih efektif.

Akan tetapi, Anda harus memperhatikan efek apa yang ditimbulkan oleh obat ini. Jika moodnya semakin tidak baik dan justru anak Anda lebih sering menyendiri, jangan sampai Anda sering meninggalkan sendiri. Bisa jadi karena depresi berat tersebut, obat ini mengakibatkan kontra indikasi, justru membuat depresi yang mereka rasakan semakin berat. Beberapa kasus berakhir dengan tindakan bunuh diri.

Itulah mengapa dokter akan menentukan dosis setiap kali melakukan konsultasi. Dokter akan menanyakan beberapa hal untuk menentukan dosis yang akan diberikan seperti perasaan untuk mengakhiri diri, rasa cemas, panik, susah tidur, dan lain sebagainya.

Jika penderita masih berusia di bawah 18 tahun, obat ini tidak akan diberikan, kecuali dalam kasus-kasus tertentu. Pasalnya, jika diberikan kepada anak di bawah 18 tahun, obat Amitriptyline bisa membuat resiko obesitas justru tinggi.

 

Efek Samping Aminofilin

Aminofilin
Normalkah Jika Anda Sering Mual dan Muntah Setelah Mengkonsumsi Aminofilin?

Banyak sekali pengguna obat Aminofilin yang sering merasa mual dan muntah setelah mengkonsumsi obat sesak nafas ini. Bahkan, ada juga yang melaporkan bahwa mereka sering keluar masuk kamar mandi lantaran mereka justru diare setelah mengkonsumsi obat ini. Lalu, apakah hal tersebut wajar?

Obat pereda sesak nafas, mengi, dan beberapa penyakit paru-paru ini memang sering menimbulkan hal mual, muntah, dan juga diare. Hal tersebut menurut ahli kesehatan merupakan wajar. Anda tidak perlu khawatir. Mual, muntah dan diare marupakan beberapa efek samping yang ditimbulkan dari obat Aminofilin. Hanya saja, Anda sebaiknya segera memeriksakan ke dokter jika diare berkepanjangan dan Anda merasa lemas. Bagi anda yang juga mengkonsumsi ambroxol

Sebaiknya Anda berhati-hati jika memiliki riwayat penyakit seperti gangguan jantung, hipertensi, dan tukak lambung. Pasalnya, obat ini bisa menjadikan riwayat penyakit tersebut muncul kembali. Itulah mengapa obat ini sangat dilarang untuk dibeli tanpa menggunakan resep dokter. Anda harus melewati pemeriksaan dokter untuk memastikan tubuh Anda bisa menerima obat ini.

Selain itu, yang paling sering terjadi setelah mengkonsumsi obat sesak nafas ini adalah alergi. Untuk yang satu ini, tidak ada cara lain selain mengganti Aminofilin dengan obat sesak nafas yang lain.

Yang tidak banyak orang ketahui adalah bahwa obat yang satu ini ternyata tidak hanya mengobati sesak nafas dan beberapa penyakit pernafasan. Obat ini juga sering diberikan oleh dokter untuk mengobati pasien yang sudah divonis mengidap penyakit paru-paru kronis.

Lalu, amankan jika obat ini diberikan kepada anak? Sebaiknya jika Anda tidak tahu tentang kesehatan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu lantaran obat Aminofilin ini bisa meningkatkan fatal theophylline toxicity.

Artikel lainnya :

obat penenang

 

Obat Ambroxol

Obat Ambroxol
Cara Mengkonsumsi Ambroxol yang Tidak Banyak Orang Tahu

Apakah Anda sering mendapatkan obat dari dokter berupa Ambroxol? Tapi tahukah Anda ternyata obat yang satu ini tidak boleh sembarangan diminum. Ternyata, ada aturan pakai khusus. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan atau justru tidak tahu aturan tersebut. Bagaimana dengan Anda?

Obat yang berfungsi mengencerkan dahak serta meredakan batu ternyata sebaiknya dikonsumsi pada jam yang sama setiap hari. Tergantung berapa kali dokter menyarankan kepada Anda berapa kali Anda harus meminum obat ini. Yang jelas, Anda harus catat jam berapa saja Anda mengkonsumsi Ambroxol ini. Pastikan selama obat ini belum habis, Anda mengkonsumsinya pada jam yang sama.

Baca juga : Obat Penenang Alprazolam

Menurut ahli medis, dengan menaati aturan tersebut, obat pengencer dahak ini akan bekerja lebih efektif. Itulah mengapa kebanyakan orang harus kembali lagi ke dokter dan meminta resep untuk membeli obat ini lagi karena mereka tidak mengkonsumsi obat ini dalam waktu tertentu.

Tentu ada banyak faktor kenapa batuk berdahak Anda tidak segera sembuh selain ketidaktahuan Anda tata cara mengkonsumsi obat yang satu ini. Selain itu, Anda harus hati-hati terhadap efek samping yang biasa terjadi.

Salah satu efek samping yang sering dikeluhkan oleh orang yang mengkonsumsi Ambroxol adalah rasa mual. Biasanya, setelah terasa mual, Anda akan muntah dan tubuh menjadi sangat lemah. Efek samping tersebut dikatakan sebagai hal yang wajar karena obat ini sedikit mengganggu sistem pencernaan.

Namun, jangan khawatir karena efek samping ini tidak akan berlangsung lama. Jika efek samping berupa mual dan muntah semakin parah, sebaiknya Anda kembali lagi ke dokter untuk mendapatkan resep untuk membeli obat pereda batuk berdahak selain Ambroxol.

 

Manfaat Aluminium Hidroksida

Aluminium Hidroksida
Ini Peran Aluminium Hidroksida Dalam Mengobati Asam Lambung

Banyak sekali obat asam lambung yang dijual di pasaran yang ternyata kebanyakan mengandung Aluminium Hidroksida. Orang Indonesia pasti tahu tentang obat asam lambung. Mungkin Anda juga salah satu orang yang selalu membawa obat ini tas Anda kemanapun Anda pergi. Hal ini tentu beralasan karena kebanyakan makanan khas nusantara itu banyak yang menyebabkan naiknya asam lambung.

Contohnya saja makanan santan. Hampir dari setiap tempat, entah dari Jawa, Kalimantan, apalagi Sumatra, banyak sekali jenis makanan bersantan. Ini merupakan makanan yang sering membuat asam lambung naik. Lalu, bagaimana peran obat ini?

Cara Kerja Aluminium Hidroksida

Sebenarnya obat asam lambung ini tidak mengurangi produksi asam lambung, apalagi menghambat produksi. Sama sekali tidak. Obat ini hanya berperan sebagai penetralisir produksi asam lambung sehingga Anda tidak akan merasa perut kembung atau nyeri, mulut terasa pahit dan meningkatnya produksi air liur yang menjadi beberapa gejala naiknya asam lambung.

Baca juga: Acyclovir Topical Bisa Menyembuhkan Herpes

Itulah mengapa Anda sebaiknya siap sedia obat ini kemanapun Anda pergi. Jika ada gejala asam lambung Anda naik, segera konsumsi obat ini. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Peringatan Mengkonsumsi Aluminium Hidroksida

Jika Anda wanita yang merencanakan program hamil atau sedang hamil, sangat disarankan agar tidak mengkonsumsi obat asam lambung apapun merknya. Terutama ketika hamil, wanita cenderung akan sering mengalami gejala naiknya asam lambung. Lakukan beberapa gerakan untuk meredakan penyakit ini dan jangan mengkonsumsi obat.

Selain itu, dilarang pula mengkonsumsinya bersama dengan obat lain. Jika Anda harus mengkonsumsi obat lain, pastikan ada jeda sekitar 1-2 jam. Peringatan ini penting untuk memastikan tidak ada kontra indikasi setelah mengkonsumsi Aluminium Hidroksida.

 

Obat Penenang Alprazolam

Obat Penenang Alprazolam
Remaja Jangan Asal Mengkonsumsi Obat Penenang Alprazolam

Dari berbagai usia, kalangan remaja ternyata lebih banyak mengkonsumsi Alprazolam daripada kalangan orang dewasa atau kalangan tua. Tentu saja mereka punya alasan. Namun, bukan karena obat ini bebas dijual di pasaran kemudian semua remaja aman mengkonsumsi obat penenang ini.

Kenapa Justru Kalangan Remaja?

Depresi dan kecemasan menjadi alasan kenapa kebanyakan remaja lah yang mengkonsumsi obat ini. Depresi tentu disebabkan banyak hal seperti kegagalan dalam urusan asmara, tidak lulus dalam ujian sekolah, dan lain sebagainya.

Tentu saja obat ini seharusnya tidak menjadi alternatif terakhir. Pada usia ini, remaja memang cenderung labil. Bahaya jika pelampiasannya hanya pada obat. Pasalnya, ada beberapa fakta yang menyebutkan ternyata obat penenang ini bisa mengakibatkan kematian.

Baca juga : Allopurinol mengobati batu ginjal

Seperti contoh kematian Robin William. Kabarnya, aktor terkenal ini meninggal karena mengalami rasa sedih dan depresi yang luar biasa. Ada juga yang menyebutkan rasa sedih tersebut ia obati dengan mengkonsumsi obat penanang. Oleh karena itu, remaja jangan asal mengkonsumsi obat yang satu ini.

Cara Tepat Menggunakan Alprazolam

Yang pertama tentunya harus di bawah kontrol doktor. Memang benar obat ini bebas dipasarkan. Sangat mudah sekali mendapatkan obat penenang ini di apotek. Namun, seharusnya ada resep dari dokter terlebih dahulu karena dokter lah yang bisa menenutukan apakah seseorang aman mengkonsumsi obat ini.

Selain itu, perhatikan juga usia. Jika Anda tahu teman atau anggota keluarga yang masih di bawah usia 14 tahun mengkonsumsi obat ini, segera beritahu karena pada usia tersebut mereka dilarang menggunakannya.

Selain itu, lihat juga dosisnya. Dalam hal ini, dokterlah yang bisa menentukan berapa dosis Alprazolam yang dianjurkan tergantung kondisi serta riwayat kesehatan pengguna.