Hormon Oksitosin Dipercaya Sebagai Obat Telinga Berdengung

hormon-oksitosin-dipercaya-sebagai-obat-telinga-berdengung

Telinga berdengung atau dalam bahasa medisnya dikenal dengan sebutan Tinnitus. Hormon oksitosin ini biasanya muncul ketika seseorang sedang dilanda rasa bahagia dan hormon yang satu ini dijuluki sebagai hormon cinta karena bisa mengurangi telinga berdengung.

Baca : Tips Mengatasi Telinga Berdengung Ketika Naik Pesawat

Pasien yang menderita penyakit tinnitus biasanya akan mendengar suara seperti berdengung atau berdesis meskipun disekitarnya sedang tidak ada kebisingan apapun dan biasaya penderita telinga berdengung akan mendepatkan ketenangan dengan menyemprotkan hormon oksitosin di dalam hidungnya.

Seperti yang dikatakan oleh Adreia Azevedo dari Universidade Federal de Sao Paulo di Brazil, Hormon Oksitosin memicu otak dan telinga serta memberikan kelegaan pada penderita tinnitus serta metode yangsatu ini bisa memberikan pengobatan dengan segera pada penderitanya.

Baca : Kenali Sisi Lain Dari Kopi Dapat Mencegah Telinga Berdengung

Dan pada penelitian baru yang melibatkan 17 pasien penderita telinga berdengung usia rata – rata 63 tahun, mereka baru mendapatkan pengobatan dengan cara menyemprotkan oksitosin dan plasebo di kedua hidung mereka. Para relawan ini diminta keterangan 30 menit, setelah melakukan pengobatan.

Hasilnya sangat bagus, mereka merasa menjadi lebih segar setelah mendapatkan pengobatan dengan menggunakan hormon oksitosin dibandingkan dengan plasebo. Dan para peneliti menilai bahwa melakukan pengobatan dengan memanfaatkan hormon oksitosin jauh lebih ampuh dan efektif mengobati tinnitus dibandingkan dengan plasebo.

Baca : Tips Menggunakan Headset yang Benar

Namun, sayangnya meskipun cara yang satu ini ampuh tapi orang yang melakukan cara yang satu ini bisa mengalami beberapa efek samping seperti denyut jantung tidak beraturan, tekanan darah tinggi dan rendah serta kesulitan untuk bernafas dan merasa mudal serta muntah.

Dan, melihat adanya efek samping diakibatkan dengan menggunakan hormon oksitosin, Kepala Otologi dari Rumah Sakit THT Manhattan di New York mengatakan bahwa pengobatan tinnitus tidak harus dimulai dengan melakukan penyemprotan hormon yang satu ini. Mereka masih bisa mengkonsumsi obat yaitu Obat Telinga Berdengung.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *