Diet Yang Benar Untuk Menyembuhkan Epilepsi

Salah satu cara untuk mengatasi penyakit epilepsi atau ayan adalah dengan melakukan diet yang benar untuk menyembuhkan epilepsi. Diet yang benar disini merupakan diet ketogenik yaitu pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Ini akan membuat tubuh menghasilkan energi dengan cara membakar lemak buka glukosa.

Berdasarkan kasus penelitian yang pernah dilakukan, 2 dari 3 anak yang menderita ayan menerapkan pola diet kategonik satu dari ketiga anak terbebas dari serangan epilepsi.

Cara Diet Yang Benar Untuk Penderita Epilepsi

Diet Yang Benar Untuk Menyembuhkan Epilepsi Atau Ayan

Diet Kategonik

Selain dengan mengkonsumsi obat ayan untuk anak dan dewasa herbal yang aman, melakukan diet kategonik bisa berhasil. Tapi diet kategonik memiliki resiko tersendiri sehingga mulai ditinggalkan.

Diet kategonik memaksa anak yang menderita epilepsi memastikan proses pembakaran lemak terus berlangsung, diet dengan cara ini membuat tubuh anak sepanjang waktu membakar lemak dengan mengkonsumsi kalori yang rendah dan lemak yang tinggi. 80% kalori berasal dari lemak dan sisanya dari protein serta karbohidrat.

Anak mengkonsumsi lemak 4 kali lebih banyak daripada protein dan karbohidrat disetiap jam makan, kadar makanan dan minuman harus diperhitungkan dengan berat tubuh anak.

Biasanya pola makan anak akan mengkonsumsi sedikit buah – buahan atau sayuran yang menjadi sumber karbohidrat seperti daging, ayam, ikan termasuk sumber protein dan makanan berlemak ice cream, telur, mentega dan mayonaise dan tidak mengandung gula.

Cotoh Pola Makan Diet Kategonik :

  • Dipagi hari, penderita epilepsi sarapan dengan mengkonsumsi telur dadar, crean dan jus jeruk.
  • Pada siang hari, diwaktu makan siang penderita epilepsi dapat lebih banyak pilihan seperti spageti dengan sedikit keju di atasnya, soda jeruk, whipped cream dan selada dengan mayonaise.
  • Sedangkan untuk makan malam, penderita epilepsi bisa mengkonsumsi makanan berat seperti asparagus dengan mentega, hot dog, selada dengan mayonaise dan es krim tanpa gula.

Jumlah setiap makanan harus diatur dengan ketat jika perlu ditimbang karena sedikit kesalahan kecil akan merusak diet dan mengakibatkan serangan epilepsi.

Diet Asparata dan Glutamat

Selain diet kategonik penderita epilepsi juga ada jenis diet lain untuk megontrol gejala kejang pada penderita epilepsi dengan cara membatasi asupan glutamatdan asparat yang dikonsumsi, diet yang kedua ini lebih mudah dilakukan karena hanya perlu menghindari makanan yang mengandung glutamat dan asparat saja.

Mengkonsumsi asam amino glutamat dan asparat oleh penderita epilepsi dapat membuat stimualasi saraf secara berlebihan sehingga memicu terjadintya kejang pada pasien epilepsi. Glutamat lazim dikonsumsi dalam bentuk mono sodium glutamat (MSG) dan biasanya terdapat dalam penyedap makanan sedangkan asparat dalam bentuk pemanis buatan. Maka untuk menghindari terjadinya kejang dapat dengan cara menjauhi penyedap rasa dan pemanis buatan.

Tips Melakukan Diet Kategonik :

  • Berikan sayur rebus untuk anak Anda, sayur rebus makanan yang bagus dalam nilai nutrisi
  • Bentuk makanan dalam berbagai bentuk yang unik
  • Apabila anak anda menyukai es krim, Anda bisa membuatkannya es krim khusus dengan hitungan pola makan
  • Gunakan piring ukuran kecil agar makanan yang sedikit terlihat banyak
  • Jadikan ini sebagai kebiasaan rutin agar ia bisa lebih terbiasa

Untuk Anda yang ingin mencoba pengobatan herbal bisa membaca Obat Ayan untuk Anak dan Dewasa Herbal yang Aman, semoga informasi yang kami berikan dapat bermanfaat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *